Skip to main content

Allah-pun Tak Selamat Dari Lisan Manusia

Allah-pun Tak Selamat Dari Lisan Manusia

وَقَالُوا اتَّخَذَ اللَّهُ وَلَداً سُبْحَانَهُ بَلْ لَهُ مَا فِي السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ كُلٌّ لَهُ قَانِتُونَ (116)

وقالت اليهود والنصارى والمشركون: اتخذ الله لنفسه ولدًا, تنزَّه الله -سبحانه- عن هذا القول الباطل, بل كل مَن في السموات والأرض ملكه وعبيده, وهم جميعًا خاضعون له, مسخَّرون تحت تدبيره

(( Orang – orang yahudi, nasrani dan musyrik berkata, Allah telah mengangkat seorang anak untuk diriNya, Maha suci Allah dari perkataan batil mereka ini, bahkan segala isi langit dan bumi adalah milikNya dan budakNya, mereka semuanya tunduk kepadaNya lagi taat kepada pengaturanNya )) albaqarah 116 berikut tafsir muyassar.

Faidah :

Ketundukan makhluk dan ketaatan mereka didalam ayat ini adalah ketundukan tanpa pilihan dari mereka, sehingga tidaklah hal menjadikan mereka terpuji, karenanya lisan mereka tetap menghina Allah, berbeda dengan ketundukan dan ketaatan ibadah yang merupakan pilihan mereka atas taufik dari Allah, ketundukan yang hanya terlahir dari hamba yang bertauhid, ketundukan yang membuahkan pujian dan pahala disisiNya